Apabila dilihat secara sekilas, memang sepertinya pada Manajemen Strategik Syariah banyak terdapat batas- batas larangan yang menjadikan proses penyusunan strategi tidak bisa dilaksanakan secara lapang. Namun, pada hakekatnya batas-batas inilah yang akan menjadi faktor keberhasilan pelaksanaan strateginya. Secara sederhana, diibaratkan seperti saat melakukan ujian sekolah. Larangan mencontek harus ditegakkan agar hasil ujian benar-benar menggambarkan kemampuan siswa. Apabila tidak ada suatu larangan, maka bisa menjerumuskan siswa ke arah kemalasan dan kebodohan. Begitu juga jika etika bisnis tidak ditegakkan, maka akan berdampak pada terjadinya kecurangan-kecurangan dalam berbisnis.